1. Landasan Pacu & Apron

Landasan pacu (runway) Bandara H.A.S. Hanandjoeddin telah mengalami modernisasi signifikan dalam satu dekade terakhir. Perpanjangan landasan hingga 3.660 meter โ selesai dan dioperasikan penuh sejak 2016 โ menjadikan bandara ini mampu menampung pesawat berbadan lebar kategori narrow-body terkini.
Sejak akhir 2014, bandara sudah bisa didarati pesawat sekelas Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, dan Airbus A320 secara reguler. Apron yang luas memberikan kapasitas parkir memadai untuk beberapa pesawat secara bersamaan, mendukung pertumbuhan trafik penerbangan dari dan ke Belitung.
Potensi Transit Strategis: Letak geografis Belitung yang strategis di jalur Selat Malaka, dipadu dengan landasan pacu panjang dan apron luas, menjadikan Bandara H.A.S. Hanandjoeddin kandidat kuat sebagai bandara transit bagi penerbangan regional Asia Tenggara.
2. Terminal Penumpang
Terminal penumpang Bandara H.A.S. Hanandjoeddin mengusung desain arsitektur tropis yang memadukan estetika modern dengan elemen budaya lokal Melayu Belitung. Renovasi besar terminal pada 2015 menggunakan dana Kabupaten Belitung dengan tujuan membenahi infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan pariwisata.
Fasilitas Terminal
- Area check-in dengan konter maskapai domestik dan internasional
- Ruang tunggu keberangkatan yang luas dan nyaman ber-AC
- Terminal kedatangan dengan fasilitas imigrasi dan bea cukai internasional
- Pengambilan bagasi dengan sistem conveyor belt modern
- Gerai makanan dan minuman bertema kuliner khas Belitung
- Toko suvenir produk lokal (kerajinan batik, olahan laut, cinderamata Laskar Pelangi)
- Area parkir kendaraan yang luas
- Fasilitas toilet dan mushola yang memadai
- Ruang laktasi dan fasilitas difabel
- ATM dan money changer
3. Maskapai & Rute Penerbangan
| Maskapai | Rute Tujuan | Jenis | Frekuensi |
|---|---|---|---|
| Garuda Indonesia | Jakarta (CGK) | Domestik | Harian |
| Citilink | Jakarta (HLP) | Domestik | Harian |
| Lion Air | Jakarta (CGK), Palembang | Domestik | Harian |
| Wings Air | Pangkalpinang, Batam | Domestik | Beberapa kali/minggu |
| Super Air Jet | Jakarta (CGK) | Domestik | Harian |
| Charter Internasional | Malaysia, Singapura | Internasional | Musiman / Festival |
Status Internasional 2025: Setelah dipulihkan pada 2025, bandara kini membuka peluang kembali untuk rute internasional reguler. Penerbangan charter dari Malaysia dan Singapura sudah aktif terutama pada musim festival pariwisata Belitung.
4. Spesifikasi Teknis
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Kode IATA | TJQ |
| Kode ICAO | WIKT (sebelumnya WIKD / WIOD) |
| Tipe Bandara | Publik โ Internasional |
| Pengelola | PT Angkasa Pura II (Persero) |
| Operator Teknis | UPBU H.A.S. Hanandjoeddin (Kemenhub) |
| Panjang Landasan | 3.660 meter |
| Elevasi | 46 meter (151 kaki) di atas MSL |
| Koordinat | 02ยฐ44'42"LS / 107ยฐ45'16"BT |
| Tipe Pesawat Maks. | Boeing 737-900ER / Airbus A320 |
| Jumlah Landasan | 1 (satu) landasan pacu |
| Arah Landasan | 04/22 |
| Fasilitas ILS | Tersedia |
| Operasional | Harian (jam bandara sesuai jadwal penerbangan) |
5. Aksesibilitas
Bandara H.A.S. Hanandjoeddin terletak di Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjung Pandan, sekitar 15โ17 kilometer dari pusat Kota Tanjungpandan. Akses menuju bandara sangat mudah dijangkau:
- Kendaraan Pribadi: Waktu tempuh sekitar 20โ25 menit dari pusat kota melalui jalan beraspal mulus
- Taksi Bandara: Tersedia di area kedatangan terminal
- Transportasi Daring: Layanan Gojek, Grab, dan sejenisnya tersedia hingga ke pintu terminal
- Rental Mobil: Banyak tersedia di sekitar bandara, cocok untuk wisatawan yang ingin langsung menuju destinasi wisata
Dari bandara, wisatawan dapat dengan mudah menuju berbagai destinasi populer Belitung: Pantai Tanjung Tinggi (~45 menit), Pantai Tanjung Kelayang (~50 menit), Kota Tanjungpandan (~20 menit), dan berbagai destinasi wisata lainnya.